Tag Archives: fatwa ulama

Fatwa Asy Syaikh Muhammad bin Hadi Al Madkhali Mengenai Blokade Dammaj

Segala puji hanya kepada Allah semata, semoga shalawat dan salam senantiasa tercurahkan kepada Rasulullah yang tidak ada nabi setelahnya;

Berikut ini adalah sebuah nasihat mulia dari: Syaikh yang mulia DR. Muhammad bin Hadi Al-Madkhali hafidhahullah.

Sebagai jawaban dari pertanyaan yang diajukan kepada beliau setelah pelajaran ke-38, Kajian syarah kitab “Mufidul Anam wa Nurudh Dhalam fi Tahriril Ahkam li Hajji Baitillahilharam”, di masjid Bani Salimah Madinah An Nabawiyyah. Ahad,3 Dzulqa’dah 1432 H

Pertanyaan yang datang adalah seputar pengepungan syi’ah kelompok Al-Houthi terhadap kota Dammaj, Yaman sejak berhari-hari lalu hingga hari ini.

Di bawah ini merupakan transkip tanya-jawab yang ada: Continue reading Fatwa Asy Syaikh Muhammad bin Hadi Al Madkhali Mengenai Blokade Dammaj

Fatwa Ulama Seputar Shaum Asyura

Fatwa Ulama Seputar Shaum Asyura

Penulis: Redaksi Assalafy.org

Hukum Bersandar Pada Kalender dalam Penentuan Shiyâm (Puasa) Hari ‘Asyûra (10 Muharram).

Pertanyaan : Saya seorang pemuda yang telah diberi hidayah oleh Allah dengan cahaya Al-Haq. Saya ingin melaksanakan Shiyâm ‘âsyûrâ` dan semua shiyâm pada hari-hari yang utama di luar Ramadhân. Apakah boleh terkait dengan shiyâm ‘âsyûra` saya bersandar pada kalender dalam penentuan masuknya bulan Muharram, ataukah berhati-hati dengan cara bershaum sehari sebelum dan sesudah itu lebih utama? Jazâkumullâh Khairan.

Asy-Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz rahimahullah menjawab :
Tetap wajib atasmu untuk bersandar kepada ru’yatul hilâl. Namun ketika tidak ada ketetapan ru`yah maka engkau menempuh cara ihtiyâth, yaitu dengan menyempurnakan bulan Dzulhijjah menjadi 30 hari. Semoga Allah memberikan taufiq kepada kita semua.

[Diterbitkan di majalah Ad-Da’wah edisi 1687 tanggal 29 / 12 / 1419 H. lihat Majmû’ Fatâwâ wa Maqâlât Mutanawwi’ah XV/402, fatwa no. 157 ]

Hukum Memperhatikan Hilâl Tanda Masuknya Bulan Muharram
Pertanyaan : Banyak dari kaum muslimin yang bershaum (berpuasa) pada hari ‘âsyûrâ` dan benar-benar mementingkannya karena mereka mendengar dari para da’i tentang dalil-dalil yang memberikan motivasi dan dorongan untuk mengamalkannya. Maka kenapa umat tidak diarahkan untuk benar-benar memperhatikan hilâl Muharram, sehingga kaum muslimin mengetahui (masuknya bulan Muharram) setelah disiarkan atau disebarkan melalui berbagai media massa?
Continue reading Fatwa Ulama Seputar Shaum Asyura